BNN Gunakan Data Kependudukan Optimalkan P3GN

admin telah dibaca : 23 kali

Jakarta - Data kependudukan yang disusun Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bisa digunakan untuk semua keperluan pelayanan publik. Bukan cuma itu, data kependudukan Dukcapil bahkan digunakan untuk keperluan penegakan hukum dan pencegahan kriminal.

Itu sebabnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dalam bidang pemanfaatan data kependudukan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Penandatangan dilakukan langsung Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Kepala BNN Heru Winarko di kantor pusat BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (27/9/2019).

Dalam sambutannya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, perjanjian kerja sama yang dilakukan sebagai penekanan langkah yang lebih progresif untuk pencegahan Narkoba.

“Apresiasi dan terima kasih, pagi ini kita melakukan perjanjian kerja sama. Meski sebelum ada MoU ini kita juga sudah menjalankan kerja sama dengan baik, MoU ini untuk langkah lebih progresif untuk pencegahan narkoba. Sebab masalah narkoba adalah musuh utama bangsa," kata Tjahjo.

Tak hanya itu, kerja sama yang dilakukan Kemendagri dan BNN dalam bidang pemanfaatan data kependudukan diharapkan menjadi komitmen bersama untuk menumpas persoalan bangsa yang terkait dengan narkoba.

“Diharapkan MoU ini dapat secara maksimal dan menjadi komitmen kita bersama untuk menumpas persoalan narkoba, karena masalah ini bukan hanya urusan BNN saja, tapi urusan seluruh elemen bangsa," kata Mendagri Tjahjo Kumolo.

Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh menambahkan, data base kependudukan berupa data biometrik yang terdiri dari sidik jari, irish mata dan garis wajah bisa digunakan untuk keperluan penegakan hukum. Misalnya, di bandara untuk mengidentifikasi orang yang dicurigai bisa di-capture fotonya dari CCTV kemudian diverifikasi dengan menggunakan teknologi face recognition. Maka dalam sekejap data pribadi orang tersebut akan muncul. 

Prof. Zudan juga mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada 1.238 lembaga yang telah meneken perjanjian kerja sama pemanfaatan data kependudukan untuk berbagai keperluan.

"Saat ini sudah ada 1.238 lembaga yang bekerja sama untuk menggunakan data kependudukan kita sebagai alat verifikasi, baik itu untuk bantuan sosial, bantuan beasiswa, penanganan BPJS, data untuk pembukaan rekening, dan lain sebagainya,” kata Zudan.

Sementara itu, Kepala BNN Heru Winarko berharap kerja sama di antara kedua lembaga mampu mengoptimalkan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

"BNN fokus pada pencegahan dan pemberantasan nakoba. Selain dengan Kemendagri, kami bekerja sama dengan pihak terkait untuk fokus pada demand and suplay reduction (memutus mata rantai pengguna dan pemasok Narkoba). Sebab 80 persen narkoba berasal dari luar negeri,” kata Heru seraya mengimbuhkan, "Dengan pelaksanaan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Kemendagri, kami optimistis untuk pelaksanaan P4GN akan semakin optimal."

Sekadar informasi, lingkup kerja sama antara BNN dan Kemendagri kali ini meliputi beberapa hal berikut:

Pertama, penyebarluasan informasi tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;

Kedua, peningkatan peran serta Kemendagri dalam melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Ketiga, deteksi dini atas penyalahgunaan Narkotika di lingkungan kerja dan lingkungan yang berada di bawah kewenangan Kemendagri.

Keempat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia sesuai dengan kebutuhan para pihak.

Kelima, pemanfaatan sarana dan prasarana milik para pihak.

Keenam, pertukaran data dan infromasi.

Ketujuh, pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data Kependudukan, dan KTP Elektronik untuk kepentingan para pihak.

Kedelapan, bidang-bidang lain yang dianggap disepakati oleh para pihak. Dukcapil***


Ditjen Dukcapil Dianugerahi Kanaga Award dari Plan Internasional

Situs Kemendagri Diretas, Data Kependudukan Aman

Serahkan DP4, Dukcapil Kemendagri Siap Sukseskan Pilkada 2020

Terapkan TTE, Disdukcapil Kuansing Targetkan One Day Services

Dukcapil Kawal Perbaikan dan Pengelolaan Data BPJS Kesehatan


Tinggalkan Komentar
2 Komentar :

Selene

11 Nopember 2019 - 04:43:30

altogether war [url=http://cavalrymenforromney.com/]cenforce 100mg pills[/url] never doctor tomorrow function http://cavalrymenforromney.com/ cheap league seriously
internal cenforce overall character

Brady

06 Nopember 2019 - 00:06:51

finally tadalafil and high psa [url=http://www.cialisps.com/]cialis[/url] truly
donde comprar tadalafil con garantia therefore
prix tadalafil 20mg boite 8 cialis prices fast
acheter du tadalafil sur internet completely tadalafil testberichte http://www.cialisps.com/ away se requiere receta para comprar tadalafil en mexico